Merek Desainer Terbaik yang Perlu Anda Ketahui Bagian 3

Merek Desainer Terbaik yang Perlu Anda Ketahui Bagian 3

Merek Desainer Terbaik yang Perlu Anda Ketahui Bagian 3 – Orang-orang mungkin merasa ingin memanjakan diri mereka dengan satu item khusus yang mereka perhatikan sekarang yang harus mereka prioritaskan. Jika kita menyadari satu hal di tahun lalu, kita harus mencoba mengubah prioritas kita, dan mengutamakan kualitas daripada kuantitas.

14. Giorgio Armani

Dibawa ke Anda dari Milan, Giorgio Armani mendirikan merek senama pada tahun 1975. Koleksi pakaian siap pakai pertamanya untuk pria dan wanita dirilis sekitar waktu yang sama, tetapi popularitasnya meningkat sepanjang tahun 1980-an.

Cara cerdasnya mengiklankan lini Emporio di papan reklame dan di TV menambah pertumbuhan merek. Pakaian formal dan jas pria masih menjadi produk utama mereka saat ini karena pakaiannya yang elegan dan sesuai bisnis.

15. Hermes

Salah satu rumah mode mewah tertua di dunia, Hermes dimulai di Paris pada tahun 1837. Thierry Hermes, pria di balik merek Prancis, pada awalnya menciptakan tali kekang dan tali kekang besi tempa berkualitas. Pada tahun 1920-an koleksi pakaian dan lini aksesoris lepas landas.

Tas Kelly ikonik mereka, yang dinamai aktris terkenal Grace Kelly, diperkenalkan pada 1930-an, dan bahkan hari ini ada daftar tunggu untuk membelinya. Nah, itulah yang kami sebut investasi jika Anda mampu membelinya!

16. Alexander McQueen

Desainer Inggris Lee Alexander McQueen memulai labelnya pada tahun 1992, dan membawa namanya hingga hari ini. Meskipun hidupnya berakhir tragis pada 2010, namanya membuat mereknya kontroversial dan unik.

McQueen dikenal karena desainnya yang berkobar dan bermuatan emosional, tetapi sejak Sara Burton mengambil alih rumah mode setelah kematiannya, dia telah membawa pandangan baru tentang feminitas sambil menghormati warisannya.

17. Dior

Desainer Prancis Christian Dior meluncurkan perusahaan senama di Paris pada tahun 1946. Pada tahun 1947 ia memperkenalkan koleksi siap pakai pertamanya, yang menganut tampilan full-skirted, dan bentuk feminin ditekankan di seluruh koleksi.

Dia memang menggunakan beberapa pengaruh maskulin dari Perang Dunia kedua, yang berdampak pada masa depan Haute Couture seperti yang kita kenal sekarang. Koleksi Dior modern menekankan pengaruh formal dan minimalis, namun tetap romantis.

18. Burberry

Gaya klasik Inggris inilah yang menjadi ciri khas Burberry. Didirikan pada tahun 1856 di Basingstoke, Hampshire oleh Thomas Burberry, magang seorang draper tua, merek ini selalu fokus pada pakaian luar ruangan. Gabardine, kain tahan air yang masih digunakan hingga saat ini agar Anda tidak basah, diperkenalkan oleh Burberry pada tahun 1879.

Cuaca Inggris adalah yang mengilhami penemuan bahan ini, dan mantel parit abadi mereka adalah suatu keharusan di lemari pakaian siapa pun. Pola kotak-kotak juga menjadi ciri khas mereka, yang dapat ditemukan di banyak aksesori mereka.

19. Comme Des Garcons

Label ini dimulai pada tahun 1969 di Jepang oleh desainer Rei Kawakubo. Fokus aslinya adalah pada produk denim yang memiliki pengaruh maskulin yang tinggi, tetapi dibuat untuk wanita. Dia mengubah cara mode tradisional seperti yang kita ketahui, dan fluiditas gender dari desainnya membuat gelombang di awal karirnya.

Identitasnya otentik dan setiap bagian adalah satu-satunya. Merek ini dikenal berkolaborasi dengan desainer baru dan bakat baru ditemukan dalam labelnya.

20. Bottega Veneta

Rumah mode Venesia ini membuka pintunya di Vicenza, Italia, pada tahun 1966. Mereka sebagian besar dikenal dengan gaya tenun kulit “intrecciato” di tas dan sepatu mereka. Lima puluh tahun kemudian, desain unik ini masih populer, dan mereka terus fokus untuk menciptakan produk-produk hebat dan abadi dari bahan-bahan berkualitas tinggi.

Jika Anda ingin berinvestasi dalam tas atau aksesori yang tak lekang oleh waktu, merek ini akan memberi Anda barang berharga seumur hidup. Koleksi ready-to-wear mereka juga berkelas dan elegan.